Hari Gini Mana yang Lebih Ngehits, Website atau Medsos?

Image for post
Image for post

Ada yang punya atau bahkan sukses develop and maintain website sendiri? Entah untuk keperluan bisnis atau sekedar personal blog. Menurut kalian gimana sih eksistensi website akhir-akhir ini? Terlebih sejak media sosial menginvasi.

Throwback ke beberapa tahun lalu, hampir semua pemilik brand dan para creative berlomba-lomba untuk membuat website mereka semenarik mungkin, gimana caranya agar website mereka dapat terlihat di search queries pada halaman pertama dengan cara membuat dan menerapkan strategi SEO (Search Engine Optimization) terbaik. Apa yang mereka lakukan bukan tanpa sebab, website dianggap penting banget karena ada banyak manfaat yang bisa diberikan, diantaranya, website can determine your true personality and legitimacy, kok bisa? Kalo kalian pernah develop a website, kalian pasti tau kalau semuanya mulai dari kosong, seperti blank canvas yang bener-bener bisa diisi dengan fitur dan informasi apapun sesuka hati yang mendukung persona diri atau brand sehingga bisa dilihat oleh audiens yang pada akhirnya bisa mengubah persepsi mereka tentang siapa kalian atau brand kalian dan kualitas dari potensi yang kalian atau brand kalian punya.

“You own the platform and you can put anything you want, you have freedom and control with your website. It stands out far more than a 3 x 3 grid of expandable pictures” — Ben Wegscheider.

Dunia digital nggak berhenti berevolusi, hadirnya media sosial adalah buktinya. Media sosial kini dianggap sebagai pakem dalam hidup dan dianggap segalanya, hampir setiap orang setidaknya memiliki 1 akun media sosial, entah itu Facebook, Twitter, atau Instagram. Tanpa media sosial, seseorang seolah kehilangan medium to connect and build a relationship with others, kurang lebih hal itu yang dirasakan oleh para content creator, pemilik brand, atau bahkan orang pribadi. Bayangin, rata-rata waktu seorang remaja di dunia untuk membuka media sosial perharinya adalah sekitar 9 jam, dalam 1 tahun berarti mereka menghabiskan waktu sekitar 4.5 bulan untuk membuka media sosial, fantastis! Sedangkan untuk bisnis sendiri, 63% pengguna memilih bisnis dari informasi yang didapat dengan mudah mereka akses di media sosial (Source: Digitalsherpa). Gratis, mudah digunakan, personalisasi yang fleksibel, serta banyak penggunanya, adalah beberapa alasan yang menjadikan media sosial dimanfaatkan nggak hanya sebagai tempat saling terhubung antar individu tapi juga sebagai tempat bisnis, ajang pengenalan dan promosi brand.

“Social media is not a media. The key is to listen, engage, and build relationships.” — David Alston.

Eksistensi website maupun media sosial nggak lepas dari objektif dan behavior penggunanya. Secara personal, media sosial cenderung lebih banyak dipilih karena alasan tersebut di atas sedangkan untuk bisnis, kemampuan media sosial sebagai medium untuk memperkuat komunikasi dengan pelanggan menjadi hal penting dan krusial, tanpa media sosial pemilik brand akan sulit menganalisis kebutuhan dan selera konsumen serta posisi brand di benak konsumen. Satu hal yang harus diingat oleh content creator dan pemilik brand diluar sana sebagai pengguna media sosial, you don’t own the platform! Jika platform memutuskan untuk menghilangkan atau mengubah fitur, algoritma, atau cara mereka melakukan sesuatu dan ini adalah sumber utama pengembangan bisnis kalian, maka kemungkinan bisnis kalian akan mengalami kesulitan. Sebaliknya, dengan website, you own the platform! Ada banyak kekuatan dan kendali atas website yang bisa dimanfaatkan untuk membangun brand dan bisnis kalian. Melalui website kalian dapat membuat semua jenis konten dan dapat dengan mudah dan fleksibel menyertakan lebih banyak personalitas kalian, ini adalah hal yang nggak bisa kalian lakukan di Facebook, Twitter, Instagram, dan media sosial lainnya yang menjaga semuanya tetap tampil seragam. Kompensasi dari semua yang diberikan website adalah biaya yang nggak sedikit yang harus kalian bayar, mulai tahap developing hingga maintaining website. Nggak masalah kalo kalian adalah seorang tech-savvy, tapi jika bukan, kalian mungkin akan terjebak dengan situs yang nggak bisa kalian edit atau perbarui.

Nah, kira-kira kebayang dong hari gini yang mana yang paling hits? Ujung-ujungnya pasti kembali lagi dengan apa yang kalian mau achieve dengan menggunakan 2 platform itu, how you want to talk, and how you want to show yourself in the platform. Tren pasti akan naik turun, sebentar muncul sebentar hilang, jadi yang paling penting adalah keep up-to-date with the ongoing trend if you want to grab attention from your audience.

Sources:

https://www.success-movement.com/website-vs-social-media-is-a-website-truly-needed-in-todays-world/

https://bandzoogle.com/blog/10-reasons-why-you-need-a-website

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store