Mengulik Cerita Di Balik “Perfect Agency” Bareng Emily di Paris

Pengen tahu kehidupan di agency, pengen tau serunya, sedihnya, hectic-nya kerja di agency? Say no more! Netflix telah membuat series yang baru saja release di bulan Oktober 2020 mengenai kehidupan seorang wanita yang bekerja di agency bernama Emily. Series yang dinamakan Emily in Paris ini menceritakan kehidupan Emily yang berasal dari Amerika Serikat dan harus berpindah ke kota Paris untuk urusan pekerjaan. Eh tapi! Konon kata netizen series ini gak realistis, emang iya?

Berdasarkan dashboard social listening yang dimiliki ada lebih dari 10 ribu conversation yang membicarakan mengenai series ini, dan ini baru di Twitter aja lho! Sedangkan, pada portal berita di Indonesia terdapat lebih dari 300 artikel yang membahas mengenai series ini. Nah! Kalau kalian belum nonton, series ini menggambarkan impian dan cita-cita anak agency, mulai dari keberhasilan Emily dalam memviralkan semua campaign klien, bisa dekat dengan klien, sampai bisa pulang cepat ini sangat digemari masyarakat.

Meskipun banyak orang yang menyukainya, serial ini juga menuai kontroversi, karena beberapa orang beranggapan kalau serial ini tidak sesuai dengan kehidupan asli dan terlalu mengada-ngada. Series ini juga dinilai mereduksi negara Prancis karena malah menggambarkan stereotip yang ada di Perancis, seperti orang-orang yang kasar dan angkuh. Padahal kata orang-orang, banyak sisi lain dari Prancis. Dengan beragam tanggapan baik dan buruk, rating series ini cukup tinggi. Serial Emily in Paris mendapat rating 63% dari RottenTomatoes dan 7.1/10 dari IMDb, wah cukup tinggi yaaa…

Meskipun menjadi pembicaraan warganet, Emily in Paris cukup menghibur kan di saat pandemi. Namun, sebetulnya ada beberapa hal menarik yang bisa dijadikan pelajaran dari series ini. Yuk disimak!

  • Dibalik Sebuah Masalah Pasti Selalu Ada Peluang

Dalam series ini terdapat sebuah adegan dimana Emily yang sedang nge-handle sebuah brand parfum berusaha memecahkan masalah yang dihadapi dan menyadari solusinya ketika menghadiri sebuah acara di mana Ia berkenalan dengan seorang pemilik hotel. Ngeliat hotel itu nggak punya wangi khas, Emily malah ngeliat hal ini sebagai peluang untuk menawarkan sang pemilik hotel tersebut produk parfum milik kliennya. Pinter ya mbak Emily, bisa melihat peluang dari sebuah masalah.

  • Two Perspectives are Better Than One

Ketika membuat strategi marketing, penting untuk melihat berbagai perspektif mulai dari brand view hingga sudut pandang konsumen. Ketika kita melihat dari berbagai perspektif kita bisa mengurangi resiko-resiko yang akan muncul dan dapat meningkatkan engagement.

  • Understand The Knowledge of The Product Before You Market It

Selain bekerja di agensi, Emily juga part-time menjadi social media influencer, dan Ia menyadari betapa pentingnya untuk memiliki product knowledge yang tinggi saat mempromosikan sebuah produk. Gimana mau jadi influencer kalau pas promosi barang kita nggak tau apa-apa? Dengan product knowledge, promosi akan lebih akurat dan persuasif. Hal ini dibuktikan Emily ketika Ia mengikuti sebuah peluncuran produk sebagai seorang Influencer. Berlomba-lomba mempromosikan produk dengan banyak influencer lainnya, Emily tahu betul bagaimana mempromosikan produk itu ke media sosial karena product knowledge yang Ia pelajari. Bahkan brand nya sampai approach Emily langsung loh!

  • Fungsi Dari Hashtag Pada Media Sosial

Menggunakan hashtag merupakan salah satu cara efektif untuk mendapatkan reach yang besar lho! Dalam series ini Emily menggunakan hashtag di setiap postingan nya untuk menjangkau lebih banyak audience yang tepat. Menggunakan hashtag memudahkan kita untuk memilih informasi apa yang benar-benar diinginkan.

  • Sosok Influencer Sangat Berpengaruh

Ini merupakan sebuah fakta yang terjadi dalam dunia digital, influencer merupakan salah satu cara marketing yang efektif untuk menjangkau target audience. Dalam series ada sebuah adegan dimana tweet Emily di retweet oleh Brigitte Macron, istri presiden Prancis, seketika semua orang mengetahui dan membicarakan hal tersebut. Hal ini menggambarkan bahwa untuk saat ini, Influencer sangat berpengaruh terhadap engagement.

  • Belajar dari Mba Emily Tentang Personal Branding

Personal branding merupakan sesuatu yang penting dalam social media presence. Dalam series ini, Emily membangun personal branding dengan menceritakan perjalanannya beradaptasi dan hal-hal yang dilaluinya sebagai seorang yang pindah negara untuk bekerja, melalui konten-konten yang diunggah pada akun media sosial @emilyinparis, yang akhirnya menarik minat orang-orang untuk mengikuti akun Emily.

Wah, lika-liku perjalanan mba Emily di paris menarik banget. Anak-anak agency harus nonton ini si, karena bisa banget menjadi sebuah pelajaran yang kalian praktekkan di dunia kerja, atau bisa jadi bahan halu kita juga. Bagi yang udah nonton, menurut kalian series yang dibilang klise dan nggak sesuai kehidupan asli anak agency ini gimana? Apakah wajib ditonton atau bahkan nggak worth it untuk ditonton? Meskipun tanggapan kalian beda-beda masa sih nggak tertarik untuk nonton petualangan mbak Emily di Paris? Series ini bisa ditonton di Netflix ya guys! Selamat halu~

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store